Dari ketiga situs tersebut, situs kawalpilpres.org adalah yang jumlah suara masuk paling sedikit, yakni baru 3,01 persen. 

SAAT ini ada tiga situs internet yang melakukan rekapitulasi penghitungan suara Pilpres 2019. Selain situs resmi KPU selaku penyelenggara pemilu, masih ada dua situs alternatif lainnya yakni kawalpemilu.org dan https://pantau.kawalpilpres2019.id/

Kawalpemilu.org adalah institusi berbasis relawan, dan bukan lembaga resmi pemerintahan. Namun Kawal Pemilu telah mendapat akreditasi dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan merupakan mitra dari Netgrit (Network for Democracy and Electoral Integrity). Inisiator kawalpemilu.org adalah pakar bidang teknologi informasi, Onno Widodo Purbo. 

Sementara kawalpilres.id adalah sebuah gerakan masyarakat sipil yang berisikan sejumlah lembaga dan komunitas yang ingin mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam membantu mewujudkan pemilu damai dan berkualitas. 

Beberapa lembaga yang bergabung di kawalpilpres.id diantaranyanya, Forum Keamanan Siber dan Informasi (Formasi), Forum Nasional Perempuan Bhineka Tunggal Ika, Gema Mathla'ul Anwar, Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Gerakan Indonesia Kita (GITA), Gerakan Kebangsaan Indonesia (GKI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Pemuda Ansor, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP), Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPRR), Jaringan Solidaritas NKRI, Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN), Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), 
Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, dan Sahabat Ansor.

Berdasarkan data terbaru yang diakses pada Rabu, 24 April 2019, pukul 15.40 WIB dan diunggah di Twitter oleh pemilik akun @dwieansh, ketiga situs tersebut menampilkan hasil berbeda, tergantung data yang diinput berdasarkan dokumen C1 yang masuk. 

Dari ketiga situs tersebut, situs kawalpilpres.org adalah yang jumlah suara masuk paling sedikit, yakni baru 3,01 persen. Onno Widodo Purbo dalam sebuah wawancara dengan CNN Indonesia mengatakan timnya sedikit sehingga mendapat kesulitan dalam menginput data.  

Selain itu, Onno menerangkan salah satu kesulitan yang ditemui tim KawalPemilu saat memasukkan data suara berupa foto formulir C1 Plano adalah foto yang dikirimkan relawan tidak begitu jelas.

"Banyak yang kasih foto C1 plano yang tidak bisa terbaca tulisannya, kadang nomor TPS juga tidak kelihatan," kata Onno kepada CNNIndonesia.com. 

Sabar mas ... Maklum tim @KawalPilpres memang kecil ... https://t.co/IaR2fVuvcv — Onno W. Purbo (@onnowpurbo) April 24, 2019

Situs resmi KPU dengan jumlah suara dari 238.410 TPS atau 29,31 persen dari total 813.350 TPS, memperlihatkan Jokowi mendominasi perolehan suara sebesar 55,75 persen, dan Prabowo Subianto mendulang 44,24 persen suara. 

Situs kawalpilres2019.id dengan suara masuk dari 24.377 TPS atau 3,01 persen dari total 813.350 TPS memperlihatkan Prabowo meraih 50,84 persen suara, dan Jokowi 49,16 persen suara. 

Ada pun situs kawalpemilu.org dengan suara masuk dari 168.456 TPS atau 20.73 persen dari total 813.350 TPS, memperlihatkan Jokowi unggul dengan perolehan 52,49 persen suara, dan Prabowo 47,51 persen suara. 

Angka tersebut masih terus berubah sesuai surat suara yang masuk.[]