Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) tidak berada di dalam daftar tersebut.

Pemerintah resmi menerbitkan izin impor bawang putih seberat 100 ribu ton. Surat Perizinan Impor (SPI) ini diberikan kepada tujuh perusahaan.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Oke Nurwan menjelaskan tujuh perusahaan itu murni perusahaan swasta. Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) tidak berada di dalam daftar tersebut.

"Akan ada tujuh perusahaan swasta yang dapat izin impor, kurang lebih sebesar 100 ribu ton," jelas Oke.

Ia menuturkan tadinya ada delapan perusahaan yang mendapatkan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dari Kementerian Pertanian. Namun, satu perusahaan dianggap tak melengkapi dokumen yang dibutuhkan.

"Mereka sudah dapat persetujuan impor, tetapi intinya kami belum tahu kapan mereka mulai mengimpor. Tapi, kami telah meminta mereka untuk melaporkan kapan masuk (bawang putihnya) dan melalui pelabuhan mana," tuturnya.

Sebelumnya, pemerintah ingin melakukan impor bawang putih untuk menstabilkan harga bawang putih menjelang Ramadan dan Idulfitri karena harga bawang putih sudah melonjak tinggi.

Menteri Koordnator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan barga bawang putih normalnya di kisaran Rp25 ribu per kilogram (kg). Namun, berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS), kini rata-rata harga bawang putih sudah mencapai Rp44.350 per kg.