IHSG memiliki prospek yang cukup cerah dengan berbekal sentimen kemenangan Jokowi dalam pemilihan umum kali ini.

Sebagaimana diperkirakan sebelumnya, hasil pemilihan umum 17 April  lalu akhirnya terbukti menjadi sentimen ppositif bagi bursa saham Indonesia. Gerak indeks harga saham gabungan  (IHSG) di bursa efek pada sesi perdagangan Kamis (18/4) sehari usai pemilihan umum, akhirnya melonjak fantastis hingga lebih dari 2%. Namun sentimen global yang beralih muram akhirnya membuat gerak naik IHSG berkurang tajam hingga sewsi perdagangan berakhir.

IHSG akhirnya hanya membukukan gerak naik 0,39% di sesi penutupan, namun sejumlah konsekuensi teknikal kini mulai perlu dipertimbangakn dengan serius oleh segenap pelaku pasar.  Berikut adalah grafik harian terkini IHSG beserta sejumlah indikator teknikalnya:

Sekalipun gerak naik fantastis kemudian terkoreksi tajam hingga sesi perdagangan ditutup, namun posisi IHSG tetap saja masih stabil berada di atas batas teknikal psikologisnya. Untuk dicatat, batas teknikal psikologis IHSG saat ini berada di kisaran 6.494, sementara penutupan sesi perdagangan Kamis lalu berada di kisaran 6.507. Situasi teknikal demikian menandakan bahwa IHSG telah menuju pembentukan tren penguatan jangka menengah.

Namun investor mesti menantikan dulu pola gerak IHSG dalam beberpa hari ke depan untuk memadtikan bahwa IHSG mampu bertahan konsisten di atas batas teknikal psikologisnya tersebut di 6.494. Melalui kalkulasi sederhana, tren penguatan jangka menengah bagi IHSG akan terbentuk bila IHSG mampu bergerak konsisten di atas batas teknikal psikologis tersebut selama setidaknya enam hari sesi perdagangan ke depan.

Pembentukan tren penguatan ini sangatlah penting, mengingat akan menadi pertanda yang valid bagi IHSG untuk mendaki lebih tinggi.  Tren penguatan bila nantinya terbentuk juga berpeluang  untuk menjadi  tren yang solid, mengingat jarak yang terentang antara indikator titik P-Sar dengan garis MA-Signal pada candle terakhir terlihat cukup renggang.

Meski demikian, lagi-lagi perlu ditekankan bahwa investor masih harus menunggu pola gerak dalam setidaknya sepanjang pekan depan guna  lebih memastikan arah gerak IHSG. Serangkaian sentimen yang sedang melingkupi di bursa global yang kian tak pasti dan tak tentu arah  berisiko besar bagi IHSG untuk gagal membentuk tren penguatan jangka menengah  yang diidamkan oleh investor itu.

Happy Trading.