Gerak nilai tukar mata uang Rupiah terlihat berada di ambang pembentukan tren penguatan jangka menengah.

Jatuhnya masa tenang kampanye terlihat tidak menghalangi  sikap investor untuk mengambil sikap eforia. Sentimen yang sedang menghampar di bursa saham global, akhirnya turut berdampak pada gerak nilai tukar mata uang Rupiah dalam mengawali sesi perdagangan pekan ini, Senin (15/4). Sementara Presiden Jokowi sedang menjalankan ibadah Umrahnya, sikap investor yang opimis di pasar valuta membuat penguatan Rupiah berada di ambang pembentukan tren penguatan jangka menengah yang sekaligus akan menjadi bekal positif pada saat pemungutan suara Rabu lusa.

Grafik harian terkini gerak nilai tukar mata uang Rupiah berikut akan menjadi kabar teknikal yang sangat mengesankan dan asekaligus bisa dinilai sebagai berkah Umroh Presiden Jokowi:

Posisi terkini nilai tukar Rupiah saat ulasan teknikal ini dibuat berada di kisaran Rp14.065 per Dolar AS. Kisaran ini terbilang sangat dekat untuk segera menembus level psikologisnya di Rp13.000-an. Namun tinjauan teknikal tidak sebatas pada penembusan level psikologis tersebut. Gerak menguat nilai tukar Rupiah dalam tiga hari sesi perdagangan terakhir telah membawa konsekuensi teknikal yang penting, yaitu pembentukan tren penguatan jangka menengah yang di depan mata.

Grafik di atas memperlihatkan, betapa indikator garis MA-Signal kini telah sekedar membutuhkan waktu tambahan satu hari sesi saja untuk menembus batas teknikal psikologisnya. Apabila hingga sesi perdagangan Selasa besok, Rupiah mampu bertahan di bawah  kisaran Rp14.140 per Dolar AS, maka garis MA-Signal dipastikan menembus ke bawah batas teknikal psikologisnya. Bila hal ini terjadi, tren penguatan jangka menengah akan terbentuk dan sekalkigus sebagai pertanda bahwa peluang besar bagi Rupiah untuk menguat lebih lanjut di beberapa hari sesi perdagangan ke depan. 

Situasi teknikal mengesankan yang telah di depan mata ini masih ditambah dengan sentimen dari pergelaran pemilihan umum yang diyakini lancar, di mana investor sekedar menunggu kepastiannya belaka. Bila sentimen pemilihan umum ini kemudian mewujud dan berkombinasi dengan situasi teknikal, maka gerak nilai tukar Rupiah akan semakin meroket tak tertahankan. Dan hal ini sekaligus akan menjadi bekal yang sangat mengesankan bagi Presiden terpilih. Presiden Jokowi yang selama ini sangat diunggulkan dalam sejumlah survey, kini benar-benar sedang dikepung keberuntungan teknikal Rupiah yang bisa juga dilihat sebagai berkah ekonomi-politik.