Peringatan ini disampaikan Mahfud MD ke Romahurmuziy pada Agustus 2018

Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Romi) ternyata sudah diprediksi mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Bahkan Mahfud MD sudah memperingatkan Romi agar hati-hati karena kegiatannya sudah diendus KPK.

"Kalau substansi kasus, iya. Saya sudah pernah.., bukan prediksi, saya tahu, sudah beri tahu, 13 Agustus lalu," kata Mahfud.

"Anda hati-hati lho dijejak KPK, terjejak KPK," imbuhnya.

Hal ini disampaikan Mahfud saat akan mengisi acara Seminar Nasional Kompleksitas Ideologi Pancasila di Era Milenial di Universitas Semarang (USM), Sabtu (16/3/2019).

Sebelumnya Mahfud MD juga berkicau di Twitter terkait penangkapan Romi.

"Ketum PPP Romahurmuziy Ditangkap KPK dan Langsung Menuju Jakarta - ASUMSI --> As I told you at that night, in Darmawangsa Hotel: everything is matter of time.!" kata Mahfud.

Mahfud menilai, KPK sudah menjalankan tugas dengan benar. Dia pun berharap penangkapan Romi ini tak dikaitkan dengan politik.

"Jangan berspekulasi ini tindakan politik, ini murni hukum, kalau mau politik, siapa coba? Tidak mungkin ini operasinya Pak Prabowo, karena Pak Prabowo tidak bisa. Tidak mungkin permainannya Pak Jokowi, murni ini soal hukum, jangan kaitkan pilpres. Hukum harus ditegakkan, ada pilpres atau tidak ada pilpres, ini murni hukum. KPK tugasnya dengan tepat," tutup Mahfud.