Sentimen dari perkembangan terkini perundingan dagang AS-China menjadi faktor penggerak indeks Wall Street.

Sesi perdagangan saham di bursa Wall Street  tercatat kembali berhasil menutup di zona positif seiring dengan serangkaian sentimen terkini yang hadir. Laporan menyebutkan,  perkembangan terkini dari perundingan dagang AS-China yang kali ini mnejadi salah satu sentimen pendorong indeks Wall Street untuk kembali terangkat. Lebih jauh disebutkan, laporan yang dimuat media China di mana disebutkan bahwa hubungan telepone antara Wakil PM China dengan Menteri Keuangan AS.

Dalam pembicaraan telepone itu disebutkan bahwa kedua negara telah mengalami kemajuan dalam perundingan dagang.  Sentimen ini semakin menambah sikap optimis investor setelah sebelumnya laporan sejumlah media menyatakan pihak perunding China yang menginginkan tercapainya kesepakatan akhir sebelum presiden China melakukan kunjungan ke AS. Sentimen ini masih ditambah dengan kabar terkini dari pabrikan pesawat Boeing yang mengumumkan langkah barunya dalam menanggulangi jatuhnya pesawat 737 Max di Ethiopia beberapa hari lalu.

Saham perusahaan Boeing akhirnya membukukan kenaikan tajam hingga lebih dari 1% di sesi perdagangan akhir pekan ini, setelah dalam empat hari sesi perdagangan sebelumnya terkoreksi sangat dalam. Kenaikan harga saham Boeing juga diiringi dengan saham sektor tekhnologi, hingga pada akhirnya semakin mengangkat indeks Wall Street dalam kenaikan signifikan dalam menutup sesi pekan ini.

Indeks DJIA akhirnya menutup sesi dengan menanjak 0,54% untuk berakhir di posisi 25.848,87, sementara indeks S&P 500 menguat 0,5% untuk berakhir di 2.822,48, serta indeks Nasdaq yang melonjak 0,76% untuk terhenti di kisaran 7.688,53.  Dengan gerak naik di sesi akhir pekan ini yang cukup signifikan, membuat indeks Wall Street mampu membukukan penguatan mingguan tertajam dalam lebih dari tiga bulan terakhir.

Sementara pada bursa saham Asia, sesi perdagangan awal pekan depan akan mendapatkan bekal positif dari ditutupnya indeks Wall Street di zona kenaikan signifikan kali ini.  Hal serupa juga akan mendera indeks harga saham gabungan (IHSG) di Jakarta di mana pada sesi perdagangan kemarin telah berhasil membukukan gerak kenaikan tajam dan bahkan sempat melonjak hingga lebih dari 1%.