Wapres JK mengakui kehebatan Tanri dalam mengelola perusahaan yang dipimpinnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memuji profesionalitas Tanri Abeng saat menjabat sebagai Menteri BUMN. Menurutnya, julkan 'Manajer Rp1 Miliar' pun memang layak disematkan kepada menteri di era Presiden Soeharto dan BJ Habibie itu.

Pujian itu dilontarkan Jusuf Kalla saat peluncuran buku karya Fachri Ali 'Pelajaran Bagi Bangsa 50 Tahun Kinerja Profesional Tanri Abeng' di Hotel Fairmount, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (15/3/2019).

"Pak Tanri yang merupakan tentu mempelopori profesionalisme dalam hal mengelola perusahaan baik itu BUMN maupun swasta," kata JK.

JK pun mengingat Tanri Abeng yang memiliki julukan 'manager Rp 1 miliar'. Dia mengakui kehebatan Tanri dalam mengelola perusahaan yang dipimpinnya.

"Masih ingat 30-40 tahun yang lalu. Pada saat itu profesionalisme belum terlalu ditonjolkan, dikenal, kemudian orang mengenang Tanri Abeng yang disebut manajer Rp 1 miliar. Jadi transfer, waktu itu, katanya, perlu klarifikasi nanti kapan-kapan. Bahwa dapat Rp 1 miliar itu mungkin sama sekarang berapa puluh miliar kalau sekarang ini," jelasnya.

JK juga menyinggung kebijakan Tanri saat menjadi Menteri BUMN di masa krisis moneter. Dia mengatakan kebijakan yang diambil saat itu menuai banyak kritikan.

"Kemudian jadi menteri. Ini sering disalahpahami orang. Bahwa Tanri itu menteri pada saat krisis. Sehingga kadang-kadang tindakan-tindakan masa kritis itu ya tindakan di masa krisis. Tidak bisa dipersamakan dengan zaman normal," papar JK.

JK meminta buku biografi tersebut dibaca oleh generasi muda. Dia mengatakan sosok Tanri Abeng bisa menjadi contoh dalam profesionalisme kerja.

"Selayar itu pulau yang panjang di Sulawesi Selatan. Dulu terkenal dengan jeruk. Tapi Jeruk sekarang tidak ada lagi. Tapi Pak Tanri Abeng selalu kalau orang bicara Selayar langsung orang bicara oh Tanri Abeng dari sana itu, Selayar," jelasnya.