Uang itu disita karena diduga sebagai bagian dari transaksi haram yang dilakukan Romahurmuziy.

Tim Komisi Pemberantasan Korupsi menyita uang ratusan juta rupiah saat menangkap Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Ketua Fraksi PPP dan juga anggota Komisi Keuangan DPR itu ditangkap di Surabaya, Jawa Timur pada Jumat (16/3).

"Seratusan juta (rupiah) yang diamankan di lokasi dalam bentuk mata uang rupiah," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta.

Menurut Febri uang itu disita karena diduga sebagai bagian dari transaksi haram yang dilakukan Romi - sapaan Romahurmuziy. "Uang itu diduga adalah bagian dari transaksi yang diindikasikan melibatkan penyelenggara negara tersebut," ujarnya.

Dalam operasi tangkap tangan ini, KPK mengamankan 6 orang, termasuk Romi dan Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Haris Hasanudin, serta satu orang dari swasta.

"Jadi dari pagi sampai siang tadi setelah kami mendapatkan informasi akan ada transaksi yang diduga melibatkan penyelenggara negara, maka tentu saja sesuai dengan tugas dan kewenangan KPK kami harus menindaklanjuti hal tersebut," ungkap Febri.

Namun, KPK belum memutuskan apakah uang itu merupakan suap atau gratifikasi atau bentuk korupsi lainnya.

"Saya kira belum tepat saya sampaikan sekarang karena proses masih berjalan dan ada waktu maksimal 24 jam nanti untuk menentukan status dan nanti akan kami jelaskan secara lebih rinci pada konferensi pers," tambah Febri.

Konferensi pers rencananya akan dilakukan pada Sabtu (16/3) sesuai dengan batas waktu OTT 1x24 jam.