Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan pihaknya menangkap Ketum PPP Romahurmuziy

Ketua Umum partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi. Romahurmuziy yang juga anggota DPR itu ditangkap di Kanwil Kementerian Agama Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (15/3).

Ketua KPK Agus Rahardjo mengakui saat ini proses pemeriksaan dilakukan di Polda Jawa Timur. "Benar ada giat KPK di Jatim. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh KPK bertempat di Polda Jatim," kata Agus.

Namun Agus belum mau mengungkapkan penangkapan ini terkait kasus apa. "Tunggu konferensi pers lanjutannya di KPK nanti malam atau besok pagi," ujarnya.

Sebelum kasus ini terjadi, Romi, panggilan akrab Romahurmuziy, sudah beberapa kali dipanggil KPK. Pada 23 Agustus 2018, Romy pernah diperiksa KPK untuk kasus suap usulan dana perimbangan daerah dalam RAPBN-P 2018. Romi diperiksa untuk tersangka Yaya Purnomo selaku mantan pejabat Kementerian Keuangan.

Romi diperiksa soal uang Rp1,4 miliar yang ditemukan di rumah Wakil Bendahara Umum PPP Puji Suhartono.

"Ya, ditanya soal penyitaan uang di salah satu rumah fungsionaris PPP, dan saya memang tidak tahu, karena yang bersangkutan kan menjalankan bisnis-bisnis yang di luar urusan partai," kata Romi usai pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (23/8/2018).

Tak hanya itu, Romi juga dikonfirmasi seputaran tugas pokok dan fungsinya sebagai orang nomor satu di partainya tersebut. Mengingat, uang Rp1,4 miliar itu ditemukan disalah satu anggotanya.

"Tentu ini ditanyakan, karena ada fungsionaris PPP (Wabendum PPP) yang sebelumnya juga sudah diperiksa, sehingga saya ditanya tentang tugas pokok dan fungsi yang bersangkutan," tutur Romi.

Dalam pengembangan kasus ini, penyidik sebelumnya melakukan penggeledahan di kediaman Puji Suhartono di Graha Raya Bintaro, Tangerang Selatan pada 31 Juli, penyidik menyita uang senilai Rp1,4 miliar dalam bentuk pecahan Dolar Singapura‎. Barang yang disita tersebut diduga kuat berkaitan dengan perkara suap ini.

KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus korupsi usulan dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN-P 2018. Mereka adalah Anggota Komisi XI DPR RI Amin Santono, Ahmad Ghiast dua lagi adalah PNS Kemenkeu, Yaya Purnomo dan Eka Kamaluddin diduga perantara suap.

Selain itu, Romi juga pernah diperiksa KPK dalam kasus alih fungsi hutan di Riau pada 18 November 2014. Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar Surabaya itu dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Gulat Medali Emas Manurung.

Baca juga:
Akhirnya, KPK Ungkap Mengapa Ketum PPP Romahurmuziy Ditangkap 

OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Sempat Kejar-kejaran dengan Penyidik dan Ada Orang yang Dipiting