Perajin batu bata itu merupakan sosok yang iklhas untuk mengembalikan sesuatu yang didapatkannya kepada negara lewat pajak.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terharu saat menerima surat terbuka dari Yuliani, warga Desa Sampong, Ponorogo. Yuliani diketahui adalah perajin batu bata yang rajin melaporkan SPT Tahunan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo. Menurutnya, tak hanya Sri Mulyani yang terharu, Dirjen Pajak Kementerian Keuangan Robert Pakpahan pun sempat meneteskan air mata ketika membaca pernyataan Ibu Yuliani itu.

"Salah satu yang tadi pagi menyentuh hati kita semua, termasuk Bu Sri Mulyani dan Pak Dirjen pun meneteskan air mata baca ini," kata Mardiasmo di Jakarta.

Menurut Mardiasmo, Yuliani merupakan sosok yang iklhas untuk mengembalikan sesuatu yang didapatkannya kepada negara lewat pajak.

"Memang kewajiban pajak, jadi kewajiban kita semua, namun untuk bisa meresapi, sudah sampai pada esensi, tidak hanya sekadar substansi. Esensi membayar pajak sebagai kewajiban, kembali pada ibu pertiwi untuk dikelola. Ini yang kita inginkan. Agar betul-betul ikhlas," ujar dia.

Berikut ungkapan Yuliani yang membuat Sri Mulyani dan Robert meneteskan air mata.

"Saya membayar pajak adalah bagian dari kewajiban saya untuk mengembalikan apa-apa yang menjadi hak ibu pertiwi," tutur Yuliani.

"Saya dan keluarga saya dapat hidup karena kekayaan alam yang dapat saya olah. Sudah sepantasnya sebagian kecil yang saya saya dapat ini. Saya kembalikan kepada yang punya," kata dia.