Dari 2.153 nama yang terdaftar di Forbes sebagai orang terkaya di dunia, 21 di antaranya berasal dari Indonesia.

Majalah Forbes baru saja merilis daftar baru orang terkaya di dunia. Jeff Bezos, Bill Gates, dan Warren Buffett masih menjadi trio orang terkaya di dunia. Yang mengejutkan adalah Mark Zuckerberg yang posisinya melorot ke peringkat 8.

Dari 2.153 nama yang terdaftar di Forbes sebagai orang terkaya di dunia, 21 di antaranya berasal dari Indonesia.

Peringkat tertinggi daftar orang kaya di Indonesia versi Forbes masih ditempati dua pendiri Djarum, yakni Budi dan Michael Hartono. Masing-masing tercatat di peringkat 54 dan 56 dunia.

Budi Hartono memiliki harta US$18,6 miliar, sedangkan Michael Hartono memiliki harta lebih sedikit dibanding adiknya itu, yakni sebesar US$18,5 miliar.

Berikut daftar orang terkaya Indonesia yang masuk daftar orang terkaya di dunia versi Forbes. Peringkat mereka ditulis sesuai dengan peringkat Forbes. (Kurs: Rp 14.000 per dolar AS)

54. R. Budi Hartono
Djarum
US$ 18,6 miliar (Rp 260,4 triliun)

56. Michael Hartono
Djarum
US$ 18,5 miliar (RP 259 triliun)

200. Sri Prakash Lohia
Indorama Corporation
US$ 7,3 miliar (Rp 102,2 triliun)

424. Tahir dan keluarga
Mayapada
US$ 4,5 miliar (Rp 63,0 triliun)

568. Chairul Tanjung
CT Corp
US$ 3,7 miliar (Rp 51,8 triliun)

617. Prajogo Pangestu
Barito Pacific
US$ 3,5 miliar (Rp 49,0 triliun)

962. Low Tuck Kwong
Bayan Resources
US$ 2,4 miliar (Rp 33,6 triliun)

1008. Mochtar Riady dan keluarga
Lippo Group
US$ 2,3 miliar (Rp 32,2 triliun)

1349. Theodore Rachmat dan keluarga
Triputra Group
US$ 1,7 miliar (Rp 23,8 triliun)

1349. Martua Sitorus
Wilmar
US$ 1,7 miliar (Rp 23,8 triliun)

1349. Peter Sondakh
Rajawali Corpora
US$ 1,7 miliar (Rp 23,8 triliun)

1425. Alexander Tedja
Pakuwon Jati
US$ 1,6 miliar (Rp 22,4 triliun)

1605. Murdaya Poo
Central Cipta Murdaya
US$ 1,4 miliar (Rp 19,6 triliun)

1605. Donald Sihombing
Totalindo
US$ 1,4 miliar (Rp 19,6 triliun)

1717. Eddy Kusnadi Sariaatmadja
Elang Mahkota Teknologi (EMTEK)
US$ 1,3 miliar (Rp 18,2 triliun)

1717. Djoko Susanto
Alfa Supermarket
US$ 1,3 miliar (Rp 18,2 triliun)

1717. Sukanto Tanoto
Royal Golden Eagle
US$ 1,3 miliar (Rp 18,2 triliun)

1941. Ciputra dan keuarga
Ciputra Development
US$ 1,1 miliar (Rp 15,4 triliun)

1941. Harjo Susanto
Wings
US$ 1,1 miliar (Rp 15,4 triliun)

1941. Hary Tanoesoedibjo
Media Nusantara Citra (MNC)
US$ 1,1 miliar (Rp 15,4 triliun)

2057. Soegiarto Adikoesoemo
AKR Corporindo
US$ 1 miliar (Rp 14 triliun)