Kartu untuk WNA dan WNI ini dibuat menggunakan perangkat cetak yang sama.

Kementerian Dalam Negeri menyatakan warga negara asing juga bisa memiliki KTP elektronik (e-KTP). Namun, kenapa e-KTP untuk WNA itu sama persis dengan WNI. Mengapa tidak dibedakan?

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengakui secara tampilan e-KTP untuk WNA dan WNI sama. Namun, pihaknya sebenarnya sudah membedakan isi dari e-KTP tersebut.

"Ya kenapa warnanya sama biru biru juga, tadinya kami berpikiran dengan sudah ditulis masa berlakunya, ada warga negaranya, disebutkan, ada tiga pembeda yang ditulis bahas Inggris, kan bisa baca," kata Zudan di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Zudan mengatakan, kartu untuk WNA dan WNI ini dibuat menggunakan perangkat cetak yang sama. Hal ini yang kemudian tampilan berupa warna sama persis. "Jadi ketika kita akan mengubah warna, desain, model, kita tentu mengubah aplikasi, banyak buntutannya," kata Zudan.

Meski begitu, jika memang nantinya dirasa perlu untuk membuat perbedaan warna, Kemendagri membuka peluang untuk itu.

"Andai kata nanti dengan warna yang sama ini menimbulkan problem seolah-olah bisa untuk nyoblos dan lain-lain, kita bisa pertimbangkan untuk ubah warnanya," ujar Zudan.

Zudan mengatakan selama dia menjadi dirjen selama empat tahun, baru kali ini ada masalah dengan penerbitan e-KTP untuk WNA. Dia menduga hal itu berkaitan dengan tahun politik.

"Saya empat tahun jadi dirjen yang penerbitan KTP WNA-nya lebih dari empat tahun, baru satu ini doang yang ribut banget. Mungkin karena mendekati Pileg dan Pilpres. Lagian ini KTP Chen sudah terbit tahun lalu," tutur Zudan.