Dengan berlakunya Kepmen itu, diharapkan formula baru harga avtur dapat berpengaruh terhadap penurunan harga BBM jet kerosene.

Formula harga avtur yang diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 17 K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis BBM Umum Jenis Avtur yang Disalurkan Melalui Depot Pengisian Pesawat Udara membawa angin segar bagi dunia penerbangan Tanah Air.

Dengan berlakunya Kepmen itu, diharapkan formula baru harga avtur dapat berpengaruh terhadap penurunan harga BBM jet kerosene tersebut.

Bayu Sutanto, Ketua Bidang Penerbangan Berjadwal Indonesia National Air Carriers Association (INACA) mengatakan, selama ini harga avtur mengacu pada harga minyak mentah Indonesia (Indonesian crude price/ICP). Melalui beleid itu, harga avtur akan mengacu pada harga minyak di Singapura (mean of platts Singapore/MOPS).

“Harapan kami dengan patokan MOPS harga avtur bisa lebih turun dari yang semula pakai patokan ICP. Pihak yang akan terkena dampak adalah biaya operasi [maskapai penerbangan] bisa turun, tetapi tidak langsung menurunkan harga tiket,” kata Bayu seperti dilansir dari bisnis.com.

Bayu menuturkan, harga tiket pesawat terbang tidak seluruhnya dipengaruhi oleh harga avtur, tetapi faktor permintaan dan penawaran (jumlah penumpang).

Direktur Eksekutif ReforMiner Institute Komaidi Notonegoro mengatakan bahwa Kepmen ESDM yang mengatur tentang formula harga avtur cukup menguntungkan bagi banyak pihak. “Kemudian makin jelas apa penyebab harga tiket maskapai jadi tinggi,” jelas Komaidi.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan, formula harga avtur hanya berlaku untuk Pertamina mengingat hanya BUMN migas itu yang menyediakan bahan bakar untuk pesawat.

Sebelumnya, Angkasa Pura (AP) I & AP II siap membuka ruang bagi badan usaha untuk bekerja sama dalam pendistribusian avtur.

“Kalau dari kami memang tidak menutup kemungkinan untuk kerja sama, kalau soal izin sesuai dengan izin dari regulator,” kata Yado Yarisman, Vice President of Corporate Communication PT AP II.