perhitungan kasar menunjukkan akan terjadinya kompresi yang memuncak dalam tiga hari sesi perdagangan ke depan.

Setelah mampu menembus level psikologisnya di kisaran 110-an nilai tukar mata uang Yen terhadap Dolar AS yang disimbolkan USDJPY terlihat cukup solid untuk berada di atas level tersebut dalam lebih dari 28 jam terakhir.  Sementara pada grafik harian menunjukkan tren penguatan jangka menengah  kembali solid,  pada grafik H4 tren penguatan kembali terbentuk dengan cukup solid.

Untuk dicatat, bila memeriksa grafik harian, maka gerak menembus level 110-an USDJPY sebenarnya cukup sulit untuk bertahan. Namun bila melihat grafik H4, gerak USDJPY yang mampu bertahan dalam lebih dari 24 jam di atas level 110-an sangat bisa dimengerti. Hal ini merupakan konsekuensi dari sempitnya jarak yang terentang antara garis MA-Signal dengan batas teknikal psikologisnya pada grafik harian yang sudah terlalu sempit hingga memantik peluang untuk berakhirnya tren penguatan.  Namun pada grafik H4, yang sebelumnya telah berada di fase konsolidasi, gerak naik USDJPY yang berlangsung konsisten akhirnya mampu membentuk tren penguatan baru hingga menjadi berbahaya bila investor melakukan aksi short.    

Aksi melawan tren dalam situasi demikian sangatlah berisiko, sekalipun cukup menggoda dengan mampunya USDJPY menembus level psikologisnya di kisaran 110-an. Untuk memberikan gambaran teknikalnya, berikut diajikan grafik H4 guna mendaoatkan arahan gerak USDJPY hingga sesi perdagangan akhir pekan ini:

">

Pola pergerakan USDJPY sebagaimana terlihat pada grafik di atas, menunjukkan gerak naik yang konsisten dan stabil. Melakukan aksi jual dalam situasi  seperti ini akan sama halnya dengan menggarami air laut. Gerak naik seperti ini menunjukkan nyaris tiadanya perlawanan yang signifikan. Tekanan beli cukup dominan dan perlawanan yang terjadi cenderung semakin mengkonfirmasi  betapa sentimen sedang mendukung kenaikan.

Namun mulai terlihat peluang (sekalipun masih cukup membutuhkan waktu) untuk terjadinya pola kejenuhan tren. Dengan memperhitungkan jarak yang terentang antara titik P-Sar dengan garis MA-Signal, perhitungan kasar menunjukkan akan terjadinya kompresi yang memuncak dalam tiga hari sesi perdagangan ke depan.  Hal ini mensyaratkan pola pergerakan USDJPY masih konsisten seperti yang terjadi  sepekan terakhir.