Gerak naik yang terlalu tajam mengindikasikan tidak adanya perlawanan yang signifikan hingga menyisakan potensi untuk melakukan gerak balik penurunan.

Di tengah masih muramnya sentimen yang menghampar di bursa saham Indonesia, sejumlah saham memang masih mampu melakukan gerak positif. Namun berbeda dengan saham perusahaan yang bergerak di bidang jasa perawatan kesehatan, Rumah Sakit PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk. Gerak saham perusahaan yang diperdagangkan dengan kode MIKA ini terbilang melakukan gerak yang amat-amat ekstrim di sesi hari ini.

Pantauan menunjukkan, saham MIKA yang kini melompat fantastis hingga 17,26% dalam sehari saja sesi perdagangan di tengah gerak IHSG yang terkikis 0,4%. Gerak ekstrim MIKA tidak saja terjadi  saat IHSG lagi melesu, namun juga terjadi dalam situasi teknikal yang masih berada dalam tren pelemahan. Hal ini semakin menunjukkan betapa ekstrimnya pola gerak harga MIKA hari ini.

Sementara sejumlah sentimen yang mungkin melatari gerak MIKA kali ini adalah serangkaian aksi korporasi yang melakukan akuisisi pada sebuah perusahaan rumah sakit lain, namun tinjauan teknikal sepertinya agak kurang mendukung gerak harga yang  teramat ekstrim ini. Grafik berikut memperlihatkan gerak ekstrim saham MIKA dalam tinjauan teknikal:

Candle terakhir pada grafik di atas, seolah  membuat tidak ada artinya serangkaian indikator teknikal yang tersedia. Indikator garis MA-Signal yang masih cukup solid di bawah batas teknikal psikologisnya, yang berarti  tren pelemahan yang masih berlangsung. Namun gerak naik terlalu tajam mengakibatkan tren jual yang terbentuk seakan tidak ada artinya.

Gerak naik tajam kali ini juga terlihat dari besaran volume yang melonjak sebagaimana ditunjukkan pada grafik di atas. Dengan pola gerak demikian, saham MIKA sesunguhnya terlalu berisiko untuk dilakukan aksi akumulasi.  Gerak naik yang terlalu tajam mengindikasikan tidak adanya perlawanan yang signifikan hingga menyisakan potensi untuk melakukan gerak balik penurunan. Akan tetapi hal ini belum tentu juga menjadi jaminan.

Secara keseluruhan, masih terlalu sulit sejumlah indikator teknikal  untuk memberikan penjelasan dan terlebih prediksi pada saham dengan pola gerak demikian.  Pola gerak demikian berada di luar jangkauan analisa teknikal, dan pemaksaan untuk memakai instrumen teknikal dalam pola gerak demikian akan selalu berakhir sia-sia.