Di tengah keraguan arah gerak IHSG  tersebut, sejumlah saham unggulan yang selama ini menjadi favorit investor terlihat kehilangan arah hingga bergerak menurut sentimen internal dan potensi teknikalnya.

Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) terlihat cenderung konsisten berada di zona merah di sepanjang sesi perdagangan awal pekan ini. Gerak IHSG memang sempat terlihat menginjak zona positif terbatas namun untk sebagian besar waktu IHSG lebih betah di zona merah. Menutup sesi perdagangan, IHSG akhirnya menurun  moderat  0,4% untuk berada di kisaran 6.495,00.

Pola gerak IHSG yang terlihat berada dalam keraguan sesungguhnya seirama dengan sentimen yang sedang menggema di bursa regional. Sebagian besar bursa Asia memang berhasil mengakhiri sesi di zona positif dalam taraf signifikan, namun pelaku pasar tak bisa menyembunyikan sikap keraguannya yang tercermin dari pergerakan indeks di sepanjang sesi.

Di tengah keraguan arah gerak IHSG  tersebut, sejumlah saham unggulan yang selama ini menjadi favorit investor terlihat kehilangan arah hingga bergerak menurut sentimen internal dan potensi teknikalnya. Berikut sejumlah saham unggulan yang berhasil membukukan gerak naik dan masuk dalam jajaran teraktif ditransaksikan berdasar nilai perdagangan:

TLKM (naik 2,07% untuk berakhir di Rp. 3.930)

BMRI (naik 0,66% untuk berakhir di Rp. 7.625)

BBNI (naik 0,83% untuk berakhir di Rp. 9.050)

PGAS (naik 0,4% untuk berakhir di Rp. 2.510)

ISAT (naik 1,73% untuk berakhir di Rp. 3.520)

Sementara sejumlah bagian yang  lebih besar saham unggulan terperosok di zona penurunan dalam sesi kali ini di antaranya:  

ASII (turun  1,84% untuk berakhir di Rp. 8.000)

ANTM (turun  4,39% untuk berakhir di Rp. 980)

BBRI (turun  0,51% untuk berakhir di Rp. 3.870)

BBCA (turun  0,45% untuk berakhir di Rp. 27.475)

UNTR (turun  1,36% untuk berakhir di Rp. 25.375)

BBTN (turun  1,85% untuk berakhir di Rp. 2.650)

WSKT (turun  3,23% untuk berakhir di Rp. 1.945)

ADRO (turun  3,44% untuk berakhir di Rp. 1.260)

INCO (turun  3,47% untuk berakhir di Rp. 3.610)

CPIN (turun  3,26% untuk berakhir di Rp. 7.400)

UNVR (turun  1,9% untuk berakhir di Rp. 48.875)

ITMG (turun  2,74% untuk berakhir di Rp. 21.275)

TINS (turun  0,74% untuk berakhir di Rp. 1.325)

">