Tinjauan teknikal menunjukkan, IHSG yang masih sangat berpeluang untuk menembus level psikologisnya di kisaran 6.600-an,

Sesi perdagangan saham awal pekan ini di Asia akhirnya mampu untuk mengikis kekhawatiran investor dengan beralihnya sebagian besar indeks di zona positif.  Pelaku pasar secara keseluruhan masih mencari arahan dari perkembangan terkini dari hasil perundingan dagang AS-China. Namun hal yang diharapkan oleh investor justru tidak ada perkembangan kabar terkini baik dari Beijing maupun Washington.  Gerak indeks akhirnya terkesan malas dan terjebak dalam rentang terbatas kecuali pada bursa saham China yang sedang bergelora oleh eforia pasca libur tahun baru Imlek.

Sebelumnya disebutkan, serangkaian sentimen yang sedang sangat dinantikan pelaku pasar terkait dengan hasil akhir perundingan dagang AS-China. Namun pelaku pasar juga disuguhi menu sentimen lain yang agak mengkhawatirkan dari kebuntuan antara partai Demokrat dengan partai Republik pada akhir pekan lalu yang mengancam terulanganya penutupan kembali layanan pemerintah. Sentimen tambahan lainnya juga datang dari berbagai belahan dunia yang memproyeksikan kinerja perekonomian menjadi lebih lambat untuk periode tahun ini dan tahun depan.

Namun di tengah menu sentimen yang kurang menggembirakan itu, bursa saham Asia terlihat masih mampu bertahan. Indeks komposit Shanghai (China) yang sedang bersemangat terangkat fantastis hingga 1,36% untuk menutup sesi di 2.653,9, sementara indeks Hang Seng (Hong Kong) menguat signifikan 0,71% untuk mengakhiri sesi di 28.143,84, serta indeks KOSPI (Korea Selatan) yang menguat tipis 0,17% untuk terhenti di kisaran 2.180,73. Sedangkan pada indeks  ASX 200 (Australia), gerak turun moderat 0,18% menutup sesi perdagangan kali ini untuk berada di posisi 6.060,8.

Sentimen yang minim juga mendera indeks harga saham gabungan (IHSG) di Jakarta. Pola pergerakan IHSG juga masih terjebak dalam rentang terbatas sebagaimana menjadi kecenderungan dalam beberapa pekan sesi perdagangan terakhir. Setelah mengawali dengan gerak naik tipis di sesi pagi, IHSG kemudian melintas di zona merah secara konsisten. Gerak IHSG kemudian kembali ke zona positif yang  lebih terbatas untuk kemudian kembali ke zona pelemahan lebih signifikan hingga menjelang sesi perdagangan sore berakhir. IHSG akhirnya menutup sesi dengan melemah moderat 0,4% untuk berada di kisaran 6.495,00.     

Tinjauan teknikal menunjukkan, IHSG yang masih sangat berpeluang untuk menembus level psikologisnya di kisaran 6.600-an, namun dalam menjalani  sesi awal pekan ini, sentimen muram masih mampu membuat IHSG tersandung dalam kemerosotan moderat. Sekalipun demikian secara keseluruhan IHSG masih berada dalam tren beli yang cukup solid.