Kaesang berencana membuka gerai kopi pertamanya di Jakarta. 

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangareng, sedang bersiap-siap melebarkan sayap bisnisnya. Setelah memiliki 50 gerai bisnis olahan pisang Sang Pisang, Kaesang sedang mempersiapkan bisnis kedai kopi. 

Rencana itu diungkapkan Kaesang saat meresmikan gerai baru Sang Pisang di Dipatiukur, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu, 26 Januari 2019. Namun, Kaesang masih merahasiakan nama usahanya. Yang pasti, bahan dasarnya memakai kopi asli Indonesia. 

"Biji kopi pastinya asli Indonesia, yang pastinya ini untuk bikin saingan untuk Mas Bobby. Mas Bobby saingan saya," ujar Kaesang sambil tertawa seperti dilaporkan Tribunnews. 

Bobby yang dimaksud adalah suami kakaknya, Kahiyang Ayu, yang telah membuka bisnis kopi sejak 2013. Namanya Veteran Coffee. 

">

Kaesang yang masih berjuang menyelesaikan studinya di Singapura itu merencanakan membuka gerai kopi pertamanya di Jakarta. 

Konsepnya, kata dia, tak beda jauh dengan Sang Pisang. 

Sang Pisang adalah bisnis pertama anak muda kelahiran Solo, 25 Desember 1994 itu. 

Bisnis olahan pisang nugget itu dimulai sejak November 2017. Kini, setelah setahun berjalan, Kaesang sudah punya 50 outlet yang tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia. Sekitar 500-an orang pekerja terlibat di dalamnya. Pembukaan outlet baru dilakukan dengan sistem kerjasama ala franchise. 

Gerai pertamanya numpang di martabak Markobar milik sang kakak, Gribran Rakabuming, di Cikini, Jakarta Pusat. 

Tiga bulan berjalan, tawaran kerjasama mulai berdatangan. Tiga gerai baru dibuka. Tempatnya di Mangga Dua Mall, ITC Cempaka Mas, dan PGC Cililitan. 

Ada delapan varian rasa dari nugget Sang Pisang yaitu chocolate, greentea, vanilla, tiramisu, strawberry, blueberry, avocado, dan taro. Harga yang dipatok untuk semua varian rasa yaitu 20 ribu untuk satu kotak dengan isi 12 buah nugget pisang. Selain itu, terdapat lima pilihan ekstra topping yaitu keju, almond, koko krunch, milo, dan oreo dengan tambahan Rp 5 ribu untuk setiap topping.

Dalam sejumlah kesempatan, kepada awak media, Kaesang mengatakan dirinya melakukan riset pasar terlebih dahulu sebelum memutuskan berbisnis. 

Setelah menemukan resep pisang nugget yang dianggap enak, Kaesang pun mulai berani berjualan.

"Yang pasti untuk Sang Pisang kita butuh research and development. Jadi kita butuh waktu sampai tiga bulan sampai orang-orang 'oh ini emang makanan enak'. Jadi saya nggak sembarangan punya pisang goreng terus jual," ungkap dia.

Sayangnya, Kaesang merahasiakan pisang jenis apa yang digunakan. Mungkin, lantaran masuk katagori rahasia dagang. 
 

Reaksi Presiden Jokowi 
 

Seolah hendak memberi kejutan, Kaesang baru memberitahu sang ayah, Presiden Joko Widodo, sehari sebelum membuka usahanya. 

"Kaget (reaksi Jokowi) karena saya sendiri ngasih tahu Bapak mau jualan Sang Pisang ini satu hari sebelum saya opening. Jadi satu hari sebelum opening itu saya baru minta doa restu kalau besok saya buka," kata Kaesang saat diwawacara detik.com, Desember 2018.

Melihat ayahnya kaget, Kaesang lantas menjelaskan perencanaan bisnisnya. Mulai dari penjualan, hingga pendapatan. 

"Ya kaget (Jokowi) kenapa kok pisang. Ya sudah saya jelasin bisnisnya seperti ini, nanti untungnya seperti ini. Ya akhirnya disetujuin dan sekarang punya 50-an cabang," jelas adik dari Kahiyang Ayu ini.


Awalnya Bukan Pisang, tapi Durian 
 

Pada Sabtu 26 Januari 2019, Kaesang kembali meresmikan gerai baru di Dipatiukur, Jawa Barat. 

Dalam kesempatan itu,  Kaesang mengatakan memilih buah pisang sebagai bahan utama bisnis kulinernya lantaran pisang mudah ditemui. 

"Sebenarnya saya ingin pilihnya duren, cuman kan duren musiman, kalau pisang kan ada terus. Kalau nanti saya pilih kelengkeng juga musiman. Ya pilih yang gampang dicari, di Indonesia cari pisangnya mudah," ujar Kaesang Pangarep, Sabtu, 26 Januari 2019, seperti dikutip Tribun Jabar.

Kaesang mengaku tertarik terjun ke duni kuliner lantaran melihat kesempatan dan pangsa pasar yang masih luas. Dalam dua minggu ke depan, Kaesang akan membuka gerai baru di Semarang, Jawa Tengah. 

Kaesang mengaku senang bisa berbisnis pisang. Dengan begitu, itu turut membantu pemberdayaan petani pisang. 

Tantangan 

Saat berbicara di Seminar Nasional Sosiologi Perkotaan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Solo, Kaesang mengajak siapa saja yang baru mulai berbisnis untuk terus melahirkan ide-ide kreatif segar dan unik agar bisa bersaing. 

Hal itu menurutnya sangat penting karena kunci kesuksesan bisnis adalah memanfaatkan peluang dan selalu berinovasi.

"Jangan asal puas diri kalau buka usaha, terus berfikir out of the box. Saya punya tim kuat dengan berbagai keahlian untuk mengelola bisnis agar bisa bersaing," kata Kaesang.

Ia mencontohkan, dengan bisnis yang ditekuninya saat ini, yakni Sang Pisang, Sang Javas serta start up kuliner Madhang.Id, ia memiliki tim ahli yang menguasai bidang teknologi informatika (IT), marketing, dan finance. Satu lagi kalau mau sukses berbisnis, lanjut dia, harus bekerja keras dan selalu melakukan evaluasi. 

"Berbisnis itu penuh tantangan. Siapa yang mampu mengatasi tantangan itu akan keluar sebagai pemenang," kata Kaesang.[]