Usai bebas, Basuki meminta orang mengubah nama panggilannya dari Ahok menjadi BTP

Ahok bebas hari ini, Kamis (24/1/2019). Pria yang memiliki nama lengkap Basuki Tjahaja Purnama itu bebas murni usai menjalani hukuman selama kurang dari dua tahun setelah menerima remisi selama 3 bulan 15 hari.

Basuki bebas setelah menjalani hukuman dalam kasus penistaan atau penodaan agama. Dalam kasus ini, mantan Gubernur DKI Jakarta itu divonis selama dua tahun.

Berikut 5 fakta terbaru Ahok yang dirangkum Bizlaw:

1. Minta Dipanggil BTP
Usai bebas, Ahok langsung melakukan rebranding nama. Basuki meminta orang mengubah nama panggilannya dari Ahok menjadi BTP, yang merupakan singkatan namanya, Basuki Tjahaja Purnama. Hal itu dilakukan sebagai pemutihan nama dalam dunia politik akibat kasus yang menimpanya.

Ahok sendiri yang langsung mengumumkan perubahan nama panggilan ini. Perubahan terjadi saat dia meluncurkan buku berjudul 'Kebijakan Ahok', dia menulis sebuah surat untuk publik pada 12 Agustus 2018.

Surat itu berisi ungkapan syukur Ahok atas terbitnya buku 'Kebijakan Ahok' tersebut. Yang menarik, di akhir surat itu Ahok menitipkan pesan agar panggilannya diganti. Ahok ingin dipanggil dengan nama 'BTP'.

"Semoga Tuhan memberikan kita damai sejahtera dan keadilan. Salam BTP. Catatan, panggil saya BTP," kata Ahok dalam suratnya kala itu.

Saat itu, Staf Ahok, Sakti Budiono memastikan penggantian nama panggilan itu merupakan permintaan langsung dari mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. "Basuki atau BTP lebih Jawani," kata Sakti.

2. Tulis Surat Sebelum Bebas
Enam hari jelang masa kebebasannya, Ahok sempat menulis surat. Surat itu diunggah langsung di akun Instagramnya, @basukibtp.

Dalam surat yang ditulis tangan itu, Ahok kembali meminta agar usai bebas dia dipanggil BTP. Selain itu, Ahok juga mengucapkan terima kasih untuk orang-orang yang selalu mendukungnya.

"Terima kasih atas doa serta dukungan yang selama ini untuk saya. Tidak pernah dalam pengalaman hidup saya bisa menerima banyak pemberian dari makanan, buah-buahan, pakaian, buku-buku, dan lain-lain dari saudara-saudara. Saya merasa begitu dikasihi. Dan kasih yang saudara-saudara berikan kepada saya lebih baik daripada emas dan perak maupun dibandingkan kekayaan yang besar," tulis Ahok.

Ahok kemudian merasa bersyukur dirinya masuk ke penjara dan tidak terpilih kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta. Karena menurutnya, dia justru banyak belajar menguasai dirinya, bukan hanya Balai Kota saja.

Setelah bebas nanti, ia juga meminta agar tidak lagi dipanggil Ahok, melainkan BTP yang merupakan singkatan namanya Basuki Tjahaja Purnama.

Terakhir, Ahok juga mengingatkan para pendukungnya agar bisa menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) pada 17 April 2019.

3. Nikahi Polwan
Masa-masa di dalam tahanan menjadi masa suram bagi Ahok. Tak hanya harus menerima hukuman akibat kasus penistaan agama. Dia juga harus menghadapi perceraian dengan istrinya, Veronica Tan.

Namun, usai bebas, Ahok kembali menjalani hidup baru. Dan bahkan dia dikabarkan bakal segera meminang polwan bernama Bripda Puput Nastiti Devi. Bripda Puput ini adalah ajudan dari Veronica Tan. Pernikahan Ahok dan Bripda Puput dikabarkan bakal digelar pada 15 Februari 2019.

"Iya benar, Ahok akan menikah 15 Februari nanti," kata Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi.

Namun, pihak keluarga mengaku tidak tahu rencana pernikahan itu. Adik Ahok, Fifi Lety menilai berita soal pernikahan kakaknya itu aneh.

Melalui akun Instagram-nya, @fifiletytjahajapurnama, Fifi menulis, "Terus terang aneh juga Kok Kita keluarga Engak tahu ya ada acara kawinan Tgl 15/2? Kalau ada acara Atau kegiatan apapun Di keluarga kami pada tgl 15/2, Harusnya kami keluarga tahu ya? Jadi Silakan tanya Pak Prass aja kenapa begitu ? Demikian juga soal #ahok pindah agama Perlu kami tegaskan tidak ada itu. Apapun Yg terjadi tetap tidak akan pindah agama. jadi ingat lagu ini #ihavedecidedtofollowjesus."

4. Pindah Rumah
Usai bebas, Ahok ternyata tidak akan pulang ke rumahnya di Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara. Ahok sudah memiliki rumah yang siap akan ditinggalinya.

Hal itu dibocorkan langsung Ketua DPP PDI-Perjuangan sekaligus rekan kerja saat menjabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

"Enggak sepertinya. Rumah di Pantai Mutiara sudah diserahkan ke anak-anaknya. Mungkin Pak Ahok akan tinggal di tempat lain," kata Djarot.

"Pokoknya tempat sudah ada. Di Jakarta. Dia juga mau bangun rumah baru, tapi lokasinya masih rahasia," tutur Djarot sambil tersenyum.

5. Vokalis Band
Djarot kembali membocorkan fakta baru terkait mantan rekan kerjanya itu. Menurutnya, Ahok selama dua tahun di Mako Brimob, membuat band bernama BTP. Bukan singkatan dari Basuki Tjahaja Purnama, tapi namanya "Band Teman Penjara".

Tak tanggung-tanggung, Ahok bahkan didapuk menjadi vokalis band BTP. Djarot pun menjelaskan bahwa band tersebut terdiri dari lima personel. Dua di antaranya adalah anggota polisi.

Band BTP ini biasa tampil di ruang transit saat menemui pengunjung. Djarot pun bercerita bahwa vokal Ahok sendiri masih kurang enak didengar. "Kan mainnya di ruang transit gitu kan. Jadi dia latihan buat mengisi waktu," terang Djarot. "Vokalnya memang masih hancur tapi minimal tahu nada."  

Selamat menjalani hidup baru, BTP!

KELUARGA       
Istri         : Veronica Tan, S.T.(cerai)
Anak      : Nicholas Sean
                Nathania
                Daud Albeenner
                                                                     
PENDIDIKAN
SDN 3, Gantung, Belitung Timur, 1977
SMP 1, Gantung, Belitung Timur, 1981
SMA III PSKD Jakarta, 1984
S1, Sarjana Teknik Geologi di Universitas Trisakti Jakarta, 1990
S2, Manajemen Keuangan di Prasetiya Mulya Jakarta, 1994

KARIER
Direktur PT Nurindra Ekapersada, 1992
Asisten Presiden Direktur PT Simaxindo, 1994
Direktur PT. Nurindra Ekapersada, Belitung Timur, 1992 - 2005
Ketua DPC PIB Kabupaten Belitung, 2004
Anggota DPRD Kabupaten Belitung, 2004
Bupati Belitung Timur, 2005 - 2006
Anggota Komisi II DPR RI, 2009 - 2012
Wakil Gubernur DKI Jakarta, 2012-2014
Gubernur DKI Jakarta, 2014-2017