Berdasarkan data Forbes, pendapatan Ryan meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2017 lalu yang mencapai US$11 juta.

Internet tak hanya dapat menampilkan informasi. Namun kita juga bisa mencari penghasilan tambahan. Seperti melalui platform video populer besutan Google, YouTube.

Seorang bocah berusia tujuh tahun asal Amerika Serikat mampu meraup penghasilan tertinggi di YouTube. Padahal, dia hanya membuat video berisi ulasan mainan miliknya.

Ya, bocah itu bernama Ryan. Bersama ayah ibunya, dia membuat kanal YouTube Ryan ToysReview. Melalui kanal video ini, Ryan mampu meraup US$22 juta atau sekitar Rp317 miliar pada tahun 2018 ini!

Berdasarkan data Forbes, pendapatan Ryan meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2017 lalu yang mencapai US$11 juta. Penghasilan itu didapat dari gabungan 26 miliar penayangan video dalam kanal yang sudah diikuti 17 juta akun itu.

Dilansir Bussines Insider, saluran YouTube Ryan ToysReview mulai aktif pada Maret 2015. Saat itu Ryan yang masih berusia 4 tahun meminta kepada orangtuanya untuk membuat akun YouTube berisi video ulasan mainan.

Ibu Ryan menceritakan, sebelum akun YouTube itu dibuat, anaknya termasuk pengulas yang baik. "Suatu hari, dia bertanya kepada saya,: Bagaimana saya tidak tampil di YouTube ketika semua anak-anak lain ada?"
"Jadi kita memutuskan "ya" kita bisa melakukannya," kata ibunya.

Saat itu pula, sang Ibu mengajak Ryan ke toko untuk mendapatkan mainan pertamanya berupa satu set kereta Lego. Mereka pun memulai untuk membuat video di YouTube. Dia mengatakan sebagian besar video difilmkan pada akhir pekan, dan diedit ketika Ryan ada di sekolah.

Akun Ryan ToysReview itu pun mulai populer pada Juli 2015. Saat itu, mereka membuat video yang menampilkan Ryan membuka dan mengulas kota berisi 100 mainan dari serial kartun Cars. Video itu pun sukses menarik perhatian penonton. Bahkan video itu disaksikan hampir 935 juta kali.

"Karena saya menghibur dan saya lucu," kata Ryan saat ditanya kenapa kanal YouTubenya banyak ditonton orang.

Pundi-pundi Ryan pun tampaknya bakal makin meningkat. Sejak awal 2018 ini, Ryan pun membuat kesepakatan dengan Walmart untuk menjual lini mainan yang diberi nama Dunia Ryan. Lini mainan ini bakal dijual secara eksklusif di lebih dari 2.500 toko Walmart di Amerika Serikat dan situs web Walmart.

Kesuksesan ini pun membuat sang Ibu berhenti dari pekerjaannya sebagai guru kimia. Dia ingin berkonsentrasi pada karir internetnya yang melesat ini, seperti laporan The Verge.

Meski demikian, Ryan belum bisa menikmati uang US$22 juta itu. Karena usia Ryan masih sangat muda, 15 persen penghasilannya ditangguhkan hingga usianya cukup dewasa.