Beredar isu liar Menteri Pertahanan Prabowo Subianto digadang-gadang bakal menggantikan Wakil Presiden KH Maruf Amin. Spekulasi politik itu muncul karena publik beranggapan Prabowo dan Jokowi tampak mesra di berbagai situasi.

Menyikapi hal tersebut politikus Partai Demokrat Herman Khaeron mengaku terkejut dengan adanya isu tersebut.

Herman meminta kepada masyarakat untuk tidak berspekulasi mengenai Prabowo dan KH Maruf Amin.

“Jangan ada spekulasi lah, dengan persoalan Kiai Maruf, dan ini adalah hasil dari proses demokrasi. Biarkan dia bekerja sekarang,” ujar Herman, Selasa (11/8).

Menurutnya, dikutip RMOL, pada masa krisis saat ini bukan saat yang tepat untuk saling menjatuhkan namun membangun bangsa untuk bersatu melawan Covid-19.

“Dan kalau ada keinginan kekuasaan, ya nanti ada masanya gitu ya. Jadi menurut saya, jangan berspekulasi dengan persoalan ini,” katanya.

Pihaknya juga mengatakan untuk mengganti atau mencopot wakil presiden tidak sama seperti mengganti menteri.

“Harus melalui proses mekanisme yang panjanga, sabab musababnya, tidak gampang ya mengganti Wapres,” tandasnya.