Michelle LaVaughn Robinson Obama atau yang lebih dikenal dengan nama Michelle Obama mengaku, selama pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19, dirinya kerap mengalami masalah tidur. Mantan first lady Amerika Serikat (AS) ini sering terbangun tengah malam karena rasa khawatir.

"Saya tahu saya sedang mengalami suatu bentuk depresi yang ringan," ujar Michelle Obama, seperti dilansir BBC, Kamis (06/08/2020).

Lebih jauh Michelle Obama mengatakan, kondisi Pandemi COVID-19 menjadi salah satu pemicu depresi ringan yang dia alami saat ini. Selain pandemi COVID-19, Michelle menilai pemerintahan Donald Trump saat ini turut mempengaruhi depresi ringannya.

"Melihat kemunafikan pada (pemerintahan Trump) itu mengecewakan," tambah wanita kelahiran Chicago, Illinois, 17 Januari 1964.

Michelle Obama mengatakan, isu rasial yang sedang merebak di Amerika Serikat juga menambah beban pikirannya. Ibu dari Malia Ann Obama dan Sasha Obama ini seringkali terbangun di malam hari karena cerita-cerita mengenai perlakuan yang sangat tidak adil pada orang berkulit hitam.

"Itu membawa beban yang tak pernah saya rasakan di dalam hidup saya, untuk beberapa waktu," jelas Michelle Obama yang jebolan Harvard Law School ini.

Michelle Obama merupakan pengacara, penulis, yang juga mantan ibu negara Amerika Serikat. Ia menikah dengan Presiden ke-44 Amerika Serikat, Barack Obama. Keluarganya berasal dari etnis Afrika-Amerika. 

Dia mengawali karier sebagai pegawai pada fira hukum Sidley Austin yang kebagian tugas di bidang pemasaran dan properti intelektual. Setelah itu, Michelle Obama tercatat sebagai asisten wali kota Chicago, Richard M. Daley. Michelle Obama juga menjadi wakil presiden untuk hubungan eksternal dan komunitas rumah sakit Universitas Chicago dan lulus dari fakultas hukum setelah meraih gelar sarjana sosiologi dari Universitas Princeton. 

Michelle Obama berkenalan dengan Barack Obama tahun 1989 yang saat itu menjadi mentornya. Michelle Obama adalah senior Barack Obama di firma hukum Sidley dan Austin. Mereka lalu menikah tahun 1992 dan dikaruniai dua orang putri bernama Malia Ann Obama yang lahir tahun 1998 dan Natasha Obama lahir tahun 2001.

Bicarakan dengan Orang Terdekat dan Ciptakan Perasaan Positif

Michelle Obama dan Suami Tercinta, Barrack Obama - Foto: Getty Images

Terkait dengan depresi ringan yang dialami Michelle Obama, pandemi COVID-19, mungkin bukan sesuatu yang mudah untuk dilalui bagi sebagian orang. Depresi mungkin saja terjadi di masa-masa seperti ini.

Ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk membantu diri sendiri ketika mengalami gejala-gejala depresi. Seperti dilansir Help Guide, salah satu cara coping pada depresi adalah membicarakannya dengan orang lain, seperti teman atau orang terdekat.

Melakukan hal-hal yang dapat memberikan perasaan positif dan merelaksasi juga dapat membantu orang yang mengalami depresi. Salah satunya dengan cara melakukan hobi yang dulu disukai.

Saat mengalami depresi, olahraga selama 30 menit per hari juga dinilai dapat membantu. Tak perlu melakukan olahraga yang terlalu berat dalam satu waktu. Olahraga ini bisa dimulai degan hal-hal yang ringan seperti berjalan kaki. Berjalan kaki 10 menit saja diketahui dapat memperbaiki suasana hati selama dua jam.

Pola makan yang sehat dan seimbang juga dapat membantu seseorang yang mengalai depresi. Selain menyantap makanan yang sehat dan seimbang, kurangi asupan makanan yang dapat mempengaruhi otak dan suasana hati seperti kafein, alkohol, lemak trans, dan makanan dengan pengawet yang tinggi.

Mendapatkan paparan sinar matahari juga baik dalam meningkatkan kadar serotonin dan memperbaiki suasana hati. Upayakan untuk mendapatkan paparan sinar matahari minimal 15 menit di pagi hari.

Bila perasaan depresi terasa semakin buruk, hubungi tenaga profesional. Tenaga profesional dapat membantu orang yang depresi untuk mendapatkan terapi yang tepat. Mencari pertolongan tenaga profesional bukanlah tanda kelemahan.