Gojek mungkin adalah salah satu usaha jasa yang terdampak langsung pandemi Corona Virus Desease 2019 atau COVID-19. Maka, jangan heran bila ketika suntikan dana dari investor, Gojek pun langsung menyambutnya dengan antusias.

Adalah Facebook, PayPal, Google, dan Tencent yang peduli terhadap 'ambruknya' usaha jasa layanan seperti Gojek yang memang berimbas langsung pada perekonomian masyarakat.

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo mengatakan dengan bergabungnya Facebook dan PayPal sebagai investor, menyusul Google dan Tencent sebelumnya dapat mendukung Gojek dalam misi mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara dengan fokus pada layanan pembayaran dan keuangan.

“Dengan bekerjasama, kami memiliki kesempatan untuk mencapai sesuatu yang betul-betul unik seiring dengan upaya kami mendukung lebih banyak digitalisasi di dunia usaha dan memastikan jutaan pelanggan mendapat manfaat dari ekonomi digital,” kata Andre Soelistyo dalam pernyataan tertulisnya, terkait bergabungnya Facebook, PayPal, Google, dan Tencent sebagai investor baru Gojek , Rabu (03/05/2020).

Andre Soelistyo menjelaskan, agar perekonomian menjadi lebih kuat saat pandemi COVID-19 maka harus didukung dengan infrastruktur digital yang mumpuni. Khusunya adalam memberikan berbagai opsi untuk masyarakat dalam melakukan transaksi.

“Kami melihat peran Gojek dalam mensinergikan para ahli di seluruh dunia, memfasilitasi kolaborasi guna menghasilkan masa depan yang lebih baik di Asia Tenggara,” ujar Andre Soelistyo.

Sumber daya perusahaan-perusahaan teknologi terbesar di dunia tersebut menurutnya akan akan disinergikan dengan teknologi, pendekatan, dan fokus lokal yang dimiliki Gojek. Hal tersebut dilakukan untuk mendorong adopsi sistem pembayaran digital secara cepat sehingga mendatangkan manfaat bagi jutaan usaha dan orang di Indonesia dan Asia Tenggara.

Andre Soelistyo memastikan, arus pendanaan oleh Facebook, PayPal, Google, Tencent, dan perusahaan-perusahaan global lainnya akan mendukung lebih banyak UMKM menuju digitalisasi. 

“Ini mulai dari usaha kecil dan menengah yang beroperasi di toko-toko pinggir jalan hingga bisnis berskala besar yang ingin memperkuat infrastruktur pembayaran digital mereka,” katanya.

Sejak 2015, Gojek sudah memberikan akses kepada lebih dari 170 juta penggunanya di seluruh Asia Tenggara. Layanan pembayaran digital Gojek memfasilitasi miliaran transaksi setiap tahun dan merupakan layanan dompet digital terbesar di Indonesia.

“Sebagian besar dari pencapaian ini adalah kontribusi dari GoFood, layanan antar makanan terbesar di Indonesia dan perluasan cakupan layanan GoPay di sektor lain di dalam maupun di luar ekosistem Gojek,” tutur Andre Soelistyo.

Sementara itru, Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengungkapkan selama ini Gojek selalu berkaitan dengan mendukung pertumbuhan UMKM.

“Sekarang, dengan sejumlah perusahaan teknologi terbaik di dunia sebagai mitra, kami percaya bahwa kami bisa tetap memberikan produk dan layanan berkelas dunia yang unik bagi seluruh pihak di ekosistem Gojek,” kata Kevin dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (03/06/2020).

Gojek Perusahaan Indonesia Pertama yang Dapat Investasi Facebook

Gojek menjadi perusahaan Indonesia pertama yang menerima investasi dari Facebook. Kevin menilai, Facebook juga berkeinginan untuk menciptakan peluang bagi dunia bisnis di Indonesia, termasuk melalui layanan Whatsapp.

Sementara itu, Chief Operating Officer Whatsapp Matt Idema mengatakan Gojek, WhatsApp, dan Facebook merupakan layanan yang penting di Indonesia.

“Melalui kerja sama, kita bisa membantu jutaan UMKM dan pelanggannya untuk bergabung di komunitas ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” ujar Matt.

Sementara, nantinya menyepakati layanan pembayaran PayPal akan diintegrasikan dengan Gojek. Keduanya akan membuka akses bagi para pengguna GoPay ke jaringan PayPal yang terdiri dari 25 juta merchant di seluruh dunia.

Head of Corporate Development and Ventures for APAC PayPal Farhad Maleki mengatakan Asia Tenggara sedang berada di titik yang sangat krusial dalam proses adopsi digita. Hal tersebut menurut Farhad dapat menciptakan kesempatan baru untuk memberikan layanan finansial kepada konsumen maupun penyedia layanan yang selama ini belum terhubung ke layanan perbankan.

“Kami sangat bersemangat dalam memasuki sebuah hubungan strategis dengan Gojek untuk memperluas akses dan memberikan pengalaman baru bagi para pengguna kami di pasar yang sangat dinamis ini dan di seluruh dunia,” ujar Farhad.