Ketua KPK Firli Bahuri akhirnya sukses menepati janjinya meringkus buronan KPK Nurhadi. Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) ini ditangkap setelah buron selama 111 hari.

Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono berhasil ditangkap KPK pada Senin (1/6/2020). Konfirmasi tertangkapnya buronan kelas kakap Nurhadi, disampaikan oleh Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango melalui keterangan tertulis.

"Terima kasih dan penghargaan kepada rekan-rekan penyidik dan unit terkait lainnya yang terus bekerja sampai berhasil menangkap NHD (Nurhadi) dan menantunya RH," ungkap Nawawi.

Nawawi mengatakan, Nurhadi dan menantunya ditangkap di sebuah rumah di daerah Simprug, Jakarta Selatan. Dengan ditangkapnya Nurhadi dan Rezky, kata Nawawi, membuktikan bila komisi antirasuah masih tetap bekerja. Meskipun dalam senyap.

"Selengkapnya akan diumumkan dalam jumpa pers hari Selasa," tutur dia lagi.

Nurhadi dan Rezky resmi dinyatakan masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian pada (11/2) lalu. Keduanya menghilang bersama dengan tersangka lainnya yakni Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT).

Penyidik KPK sudah mencari keberadaan Nurhadi hingga ke beberapa daerah, termasuk hingga ke rumah mertuanya di Tulungagung.