Aktor papan Indonesia Dwi Sasono ditangkap polisi karena penyalahgunaan narkoba. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus saat ditanya tentang kabar ini membenarkan bahwa ada penangkapan tersebut. 

Kombes Yusri Yunus membenarkan bahwa Dwi Sasono memang ditangkap karena kedapatan menyimpan sebanyak 16 gram ganja di atas lemari di rumahnya.

"Pada saat dilakukan. Penggeledahan di kediaman DS, ditemukan ada narkotika jenis ganja seberat 16 gram yang disembunyikan di atas lemari di satu tempat," ujar Kombes Yusri Yunus dalam rilis di Polres Jakarta Selatan, Senin (01/06/2020).

Lebih jauh Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan kronologi penangkapan DS atau Dwi Sasono. 

"Saat penggeledahan di kediaman DS ada narkotika jenis ganja seberat 16 gram yang  disembunyikan di atas lemari di suatu tempat," kata Kombes Yusri Yunus sambil menyebutkan bahwa saat menangkapan, Dwi Sasono juga bersikap sangat kooperatif.

"Kooperatif tanpa perlawanan, dia berikan barang buktinya yang didapatkan dari pengedar berinisial C," lanjut dia.

Disebutkan juga, Dwi Sasono ditangkap sejak tanggal 26 Mei dan sudah ditahan selama beberapa hari di Polres Metro Jakarta Selatan.

"Sejak tanggal 26 Mei pukul 20.00 WIB, mengamankan seorang public figure inisialnya DS. Diamankan di kediamannya sendiri daerah Pondok Labu Cilandak Jakarta Selatan," jelas Yusri Yunus.

Mengaku Ketergantungan dengan Narkoba

Di hadapan wartawan Dwi Sasono yang dihadirkan saat press conference berlangsung mengaku memakai narkoba dan memiliki ketergantungan dengan obat terlarang.

Aktor Dwi Sasono Saat Dihadirkan pada Press Conference di Polres Jakarta Selatan

Artis Dwi Sasono mengaku memakai narkoba dan memiliki ketergantungan dengan obat terlarang. "Memang betul saya memakai, saya memang ketergantungan, saya salah," kata Dwi Sasono.

Selain itu Dwi Sasono juga mengaku menjadi korban dalam kasus ini dan bukanlah pengedar narkoba. "Saya bukan orang jahat, saya bukan pengedar, saya bukan penipu, saya korban," kata DS.

Lebih lanjut, Dwi Sasono juga berterimakasih kepada kepolisian yang telah memperlakukan dirinya dengan baik saat menangani kasusnya. Dwi Sasono berharap dapat sembuh dari ketergantungan obat terlarang itu dan bisa segera berkumpul bersama keluarga lagi.

"Saya ingin sembuh, saya ingin segera pulang kembali ke rumah saya, ketemu dengan keluarga saya," lanjutnya.

Dia juga berpesan agar masyarakat tak meniru perbuatannya dan memulai hidup sehat tanpa narkoba. "Dan untuk temen-temen media semua di sini dan mungkin temen-temen yang melihat di TV, kalau masih makai atau nyimpen lebih baik stop sekarang jangan sampai nunggu tertangkap, jangan nunggu sampai tertangkap, lebih baik mulai hidup sehat," pintanya.

Sementara itu Kombes Yusri Yunus menjelaskan, artis Dwi Sasono ditangkap sendirian, tidak bersama istrinya. Menurut Yusri, Dwi Sasono menggunakan narkoba dengan sembunyi-sembunyi.

"Sampai dengan sekarang ini kita tes tidak ada semuanya cuma yang bersangkutan sendiri, yang bersangkutan sendiri, kalau istrinya tidak," jelas Kombes Yusri Yunus.

Ketika dilakukan penangkapan tersebut, obat terlarang itu disembunyikan oleh Dwi Sasono di tempat yang benar-benar sembunyi.

"Dia rapi sekali, makanya pada sat kita lakukan penangkapan, barang bukti tersebut dia sembunyaikan betul-betul, istrinya pun tidak tahu kalau ada barang bukti tersebut," jelasnya.

Dwi Sasono adalah aktor berpenampilan kalem dan sudah membintangi banyak film box office Indonesia. Beberapa film Dwi Sasono antara lain, Mendadak Dangdut, Otomatis Romantis, Laskar Pemimpi, Get Married 3, Rectoverso, hingga Kartini. Dwi Sasono menikah dengan penyanyi sekaligus aktris Widi Mulia pada November 2007 lalu. Mereka dikaruniai tiga orang anak.