Sikap optimis pelaku pasar di Jakarta akhirnya membuahkan gerak indeks  harga saham gabungan (IHSG) yang nyaris melampaui bursa saham utama Asia pada sesi perdagangan hari ini, Kamis (28/5). Investor terlihat memaksimalkan sentimen dari kebijakan pemerintahan Jokowi yang melonggarkan PSBB alias New Normal.

IHSG tercatat membukukan lonjakan fantastis   1,6% untuk menutup sesi hari ini di  4.716,18.  Sementara laporan dari pasar valuta menunjukkan gerak   nilai tukar Rupiah membukukan pelemahan sangat tipis  0,03% untuk bertengger di kisaran Rp14.715 per Dolar AS pada sore ini.

Sentimen positif internal kali ini juga mendapatkan sokongan dari   eksternal, di mana indeks Wall Street tercatat membukukan lonjakan tajam di sesi perdagangan sebelumnya.   Laporan sebelumnya menyebutkan, lonjakan tajam  indeks Wall Street  yang dilatari oleh optimisme pada pembukaan kembali aktivitas ekonomi di AS dan ekspektasi  rilis data besaran klaim tunjangan pengangguran yang akan dirilis malam nanti (waktu Indonesia Barat) oleh otoritas AS. Sejumlah analis meyakini bahwa besaran klaim tunjangan pengangguran akan mulai menurun seiring dengan pembukaan kembali aktivitas perekonomian.

Namun sentimen yang positif tersebut kemudian mulai mendapatkan tantangan serius dari sentimen kian panasnya Trump-China menyangkut Hong Kong. Sikap optimis di Asia akhirnya mulai reda hingga menghantarkan gerak indeks yang mixed.

Hingga sesi perdagangan ditutup,   indeks Nikkei (Jepang) yang telah melonjak 2,32% untuk terhenti di 21.916,31, indeks Hang Seng (Hong Kong) turun tajam 0,72% untuk berakhir di 23.132,76,  sementara indeks ASX 200 (Australia) melompat 1,32% singgah di 5.851,1, dan indeks KOSPI (Korea Selatan) yang menurun tipis 0,13% untuk parkir di 2.028,54.