Kabar McDonald's cabang Sarinah Thamrin, Jakarta, yang bakal tutup permanen pada 10 Mei 2020, membuat warganet berduka.

McD Sarinah menjadi trending wilayah Indonesia di media sosial Twitter, dengan 13.600-an cuitan pada pukul 1.51 WIB. Trending itu hanya kalah dari Roy Kiyoshi yang mencatatkan 23.900-an cuitan.

Cuitan dari akun resmi McDonald's Indonesia yang mengonfirmasi tutupnya cabang mereka di Sarinah Thamrin telah mendapatkan 1.100-an like dan 840 retweet.

Atensi lebih banyak didapatkan oleh unggahan serupa yang dimuat akun McDonald's Indonesia di Instagram.

Total unggahan perpisahan mereka yang menampilkan maskot Ronald McDonald mendapatkan 14.396 like dari warganet.

Dalam rilis resmi, McDonald’s Indonesia terpaksa harus menutup restoran pertamanya di Indonesia itu. Penutupan ini dilakukan atas permintaan manajemen gedung Sarinah melalui surat resmi yang diterima oleh pihak McDonald’s Indonesia pada Jumat, 1 Mei 2020.

Manajemen gedung Sarinah akan melakukan renovasi dan mengubah strategi bisnis pada bangunan milik pemerintah tersebut.

"Kami menyadari restoran McDonald’s di Sarinah Thamrin ini merupakan salah satu restoran kami yang penting dan sangat bersejarah, tidak hanya bagi kami namun juga bagi konsumen kami. Bukan hanya karena lokasinya yang strategis, namun juga karena banyak kenangan yang tercipta di sana," ungkap Michael Hartono, Direktur Marketing Communications, Digital dan CBI McDonald’s Indonesia

Lebih lanjut Michael juga memaparkan bahwa McDonald’s Thamrin adalah flagship store yang menjadi tonggak sejarah kehadiran McDonald’s di Indonesia.

"Banyak konsumen kami yang memiliki pengalaman pertama bersama McDonald’s di Sarinah Thamrin dan sekarang mewariskan pengalaman itu kepada anak-anak mereka dengan tetap menjadi pelanggan setia McDonald’s Sarinah Thamrin," jelasnya dikutip dari rilis yang diterima.

Gerai yang berada di Gedung Sarinah Thamrin merupakan gerai McDonald's pertama yang ada di Indonesia. Gerai itu resmi dibuka pada 14 Februari 1991.

McDonald's sempat meninggalkan gedung tersebut pada 2009 karena permasalahan bisnis, untuk kemudian lokasi tersebut ditempati restoran Tony Jack's.

Namun Tony Jack's kemudian tutup, dan manajemen Sarinah menenderkan lokasi tersebut untuk kemudian dihuni kembali oleh McDonald's.