Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih bersama  Pemerintah Desa Geyer  Grobogan melakukan kegiatan bersih-bersih dan penyemprotan disinfektan di lingkungan Kantor Perhutani KPH Gundih.

Kegiatan tersebut dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran wabah covid-19 yang tengah merebak di  Indonesia bahkan dunia. Di Grobogan sendiri  terdapat pasien dalam pengawasan 28 orang yang  harus dirawat di rumah sakit dan dikarantina.

Menurut Administratur KPH Gundih Agus Priantono untuk mencegah penularan Covid-19 pihaknya dan Pemerintah Desa  Geyer melakukan upaya antisipasi dengan membersihkan lingkungan dan penyemprotan disinfektan.

“Selain itu kita juga memasang pamflet tentang perilaku hidup sehat dan informasi cara mencuci tangan untuk mencegah virus Covid-19. Kita juga sudah menyiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer di empat lokasi yaitu di depan lobby kantor di ruangan masuk aula dan di pintu ruangan kerja KPH Gundih” ujar Agus Priantono.

Pengaturan  kerja shift untuk karyawan kantor Perhutani juga diberlakukan untuk mengurangi resiko penularan yang tidak diinginkan.

Sementara itu Kepala Desa Geyer  Sri Budiarti mengatakan pelaksanaan dilakukan sukarela dengan tujuan membantu warga atau instansi pemerintah dan linkungan sekitar desa agar terhindar dari virus Covid-19 sehingga kita warga desa Geyer ini bisa  merasa  aman .