Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab telah menyerukan aksi jihad melawan penyebaran virus corona (Covid-19) kepada seluruh pengikutnya di Indonesia. Aksi ini untuk menekan persebaran virus.

Rizieq juga meminta jamaahnya untuk mengawal langkah pemerintah dalam menangani virus ini.

"Ayo jihad selamatkan umat manusia dari wabah corona, ayo dorong pemerintah di pusat maupun di daerah untuk kerja nyata, ayo kritik dan lawan siapapun yang membahayakan keselamatan rakyat," kata Rizieq dalam keterangan tertulis yang dikonfirmasi Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif, Kamis (26/3).

Rizieq seperti diberitakan CNNIndonesia.com berpendapat ini bukan saat yang tepat untuk meneruskan perdebatan tentang asal virus tersebut. Apalagi membahas dugaan corona dijadikan senjata biologis oleh China maupun Amerika Serikat.

Corona, lanjut Rizieq, telah mewabah ke seluruh penjuru dunia. Menurutnya semua pihak perlu menekan segala perbedaan untuk bekerja sama melawan corona.

"Kita harus kerja keras mengatasi wabah corona secara bersama-sama, tanpa pandang SARA, termasuk kesampingkan dulu soal perbedaan politik," tuturnya.

Rizieq sebelumnya juga mengeluarkan imbauan kepada jemaahnya untuk menghentikan kegiatan majelis taklim untuk sementara waktu. Dia juga meminta marbut menjaga masjid agar tidak ada kerumunan jamaah selama corona.

Tercatat ada 790 kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia hingga Rabu (25/3). Sebanyak 58 orang telah meninggal dunia, sedangkan 31 orang dinyatakan sembuh.

Pemerintah Indonesia mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak sekitar dua meter (social distancing) guna menekan potensi persebaran virus. Presiden Joko Widodo juga telah mengimbau warganya untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah.