Kesibukan warga perkotaan membuat aktifitas olahraga jadi sesuatu yang langka untuk dilakukan. Namun paradigma tersebut kini mulai berubah. Selain untuk kesehatan, kini olahraga jadi bagian gaya hidup.

Olahraga malam kini jadi favorit bagi warga Jakarta. Saat senja tiba, Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, menggeliat dan mulai dipadati oleh pengunjung berpakaian olahraga.

Satu per satu pengunjung memasuki area lingkar luar Stadion Utama melalui pintu gerbang. Mereka berlari memutari stadion yang cukup luas dan berukuran kurang lebih 1 km.

Ya, Stadion Utama GBK menjadi salah satu destinasi olahraga malam hari yang cukup populer di kalangan warga Jakarta, terutama pecinta olahraga. Suasananya yang nyaman dan biaya masuk yang gratis jadi salah satu alasan orang-orang memilih untuk berolahraga di tempat ini.

Fasilitas Stadion Utama GBK dapat dimanfaatkan oleh para warga antara lain seperti jogging, jalan santai, bahkan bermain bulutangkis.

Keberagaman bisa terlihat di Stadion Utama GBK, semua orang bisa menikmati fasilitas yg ada di GBK. Tidak peduli usia, jenis kelamin, agama, ras, afiliasi politik maupun hal-hal lain yang kerap menjadi pembeda.

Jurang perbedaan ekonomi juga tidak terlalu terlihat di sini. Betul bahwa sebagian orang yang berolahraga mengenakan sepatu dan pakaian yang berharga mahal, tapi toch mereka yang berkostum biasa-biasa saja tidak perlu minder.

Di sisi lain, terdapat penyewaan sepeda. Para pengunjung yang datang dapat menyewa sepeda, baik yang berjok tunggal atau sepeda tandem, dengan harga terjangkau.

Kemeriahan GBK pada malam itu semakin terasa, setelah para pegiat senam Zumba melakukan aktivitasnya. Di atas panggung, sang instruktur mencontohkan gerakan yang kemudian diikuti oleh puluhan orang peserta.

Sedangkan di sudut lain, dapat ditemukan beberapa orang yang mengolah tubuhnya dengan melakukan latihan-latihan calistenic. Gerakan-gerakan olahraga ini belakangan semakin diminati banyak orang karena tidak memerlukan peralatan untuk melakukannya.