Menpora Zainudin Amali didampingi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Plt. Deputi Bidang Prestasi Olahraga Chandra Bhakti dan Staf Khusus Menpora Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga Mahfudin Nigara menghadiri pelantikan Pengurus Besar Esports Indonesia Periode 2020 - 2024 di Bali Room, Hotel Kempinski Jakarta, Sabtu siang. Pelantikan tersebut dilakukan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Esports Indonesia Jenderal Pol. Budi Gunawan.

Mengawali sambutannya, Menpora mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus Esports Indonesia yang baru saja dilantik. 

"Saya atas nama pemerintah mengucapkan selamat kepada jajaran pengurus Esports Indonesia yang akan memulai tugas mulia untuk  mengembangkan sekaligus membawa kebanggaan untuk negara dan bangsa yang kita cintai ini. Pemerintah sangat mengapresiasi dan menyambut baik hadirnya kepengurusan Esports Indonesia ini," ujarnya. 

"Tentu pemerintah berkomitmen untuk bersama-sama membangun olahraga Esports ini menjadi salah satu olahraga yang menjadi kebanggaan kita semua. Apalagi  pada saat Olimpiade 2024 di Paris nanti, Esports akan menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. Dan Pak Jokowi sudah memerintahkan kepada kami supaya segera membangun training center untuk cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade. Dan sekarang ini target kita adalah Olimpiade, " tambahnya. 

Ia melanjutkan, cabang olahraga Esports masuk di dalam catatan pemerintah yang menjanjikan dan menjadi harapan kita  meraih pundi-pundi medali. 

Mudah-mudahan kita awali dari Olimpiade 2024 di Paris nanti, Esports akan bisa menyumbangkan medali untuk Kontingen Indonesia. Apalagi Presiden Jokowi sudah memerintahkan kepada kita (Menpora dan Ketua NOC Indonesia) untuk segera ikut bidding sebagai tuan rumah Olimpiade tahun 2032. 

Menurutnya, dengan pengalaman Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games dan Asian Para Games 2018 maka menjadi tuan rumah Olimpiade tahun 2032 bisa terwujud. 

"Dan saya juga berharap  kepada Ketua Umum PB Esports Indonesia untuk mengambil kejuaraan-kejuaraan dunia Esports untuk digelar di Indonesia. Kita tahu beberapa negara yang olahraganya bisa maju karena dia pernah menjadi tuan rumah. Salah satu contohnya China, begitu ia menjadi tuan rumah olimpiade, perkembangan olahraganya sangat luar biasa," katanya. 

Di akhir sambutanya, Menpora titip pesan kepada Ketum  PB Esports Indonesia terkait pengembangan ideologi bagi anak muda. 

"Hasil survei menyatakan bahwa minat anak muda yang paling tinggi adalah olahraga maka saya sebagai Menpora yang juga bertanggung jawab kepada pemuda, saya menitip kepada Ketum  PB Esports Indonesia dan jajaran pengurus Esports agar dimasukkan juga penguatan ideologi dan penguatan karakter serta budaya bangsa di dalam olahraga Esports, karena ini lebih cepat sampainya daripada kita berpidato di depab anak muda," tutupnya. 

Sementara itu, Ketum PB Esports Indonesia merasa bangga karena atlet Esport Indonesia telah mampu menorehkan berbagai prestasi di kancah regional maupun global di antaranya mampu meraih medali perak pada SEA Games 2019 di Filipina dan menjadi juara dunia di ajang Free Fire World Cup Series 2019  di Thailand serta banyak lagi torehan-torehan prestasi lainya. 

Menurutnya, pelantikan pengurus PB Esports kali ini merupakan momentum untuk membentuk sekaligus membangun dan mengembangkan kearah yang semakin positif bagi olahraga di Indonesia. 

Dan diharapkan mampu untuk membuat kemajuan-kemajuan bagi  bangsa di berbagai sektor strategis seperti di bidang pertahanan dan keamanan, teknologi, ekonomi kreatif dan pariwisata.