Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN, Erick Thohir, disebut-sebut kecipratan proyek di Garuda Indonesia. Nilainya mencapai ratusan juta rupiah. Proyek itu diterima melalui bekas perusahaannya, Mahaka Group.

Proyek berhubungan dengan peluncuran pesawat jenis Airbus A300-900 Neo yang baru saja didatangkan dari pabrik Airbus di Toulouse, Prancis beberapa waktu lalu. Pesawat itu kebetulan adalah burung besi yang mengangkut Harley Davidson dan sepeda Brompton selundupan.

Dilansir dari Solopos, Juru Bicara Kementerian BUMN, Arya Sinulingga, tidak menampik kebenaran informasi tersebut. Namun, dia menjelaskan kalau kegiatan Mahaka, yang tak lain grup usaha milik Erick Thohir bukanlah pemain baru dalam bisnis media.

"Tadi ada berseliweran juga di WA grup soal Mahaka. tapi perlu dijelaskan juga, bahwa Mahaka itu perusahaan publik sudah lama bermain di bisnis media dan main di mana-mana," kata Arya saat menjadi nara sumber pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC) TV One dengan tema Garuda Terserempet Moge, Selasa, 10 Desember 2019 malam.

Arya juga mengaku telah mencoba menanyakan hal tersebut kepada manajamen Mahaka. Saat ini Mahaka memegang proyek senilai Rp300 juta untuk proses peluncuran (launching) pesawat, namun dengan pekerjaan mengelola artis yang akan menjadi bintang tamu.

"Saya tanya teman-teman di Mahaka. Ini proyek memang bener. Saya beri tahu angkanya Rp300 juta, ada proses launching. Mahaka kebagian proyek untuk artis. Itu kan kecil," bebernya.

"Ini membuktikan juga bahwa meski ada proyek untuk Mahaka, enggak ngaruh. AA (Ari Ashkara) juga dipecat juga. Artinya, ini enggak ngaruh. Yang pasti itu tidak memundurkan Pak Erick tahu bahwa Dirut Garuda salah, semuanya diganti," ujarnya.

Pendiri Mahaka Group

Erick Thohir diketahui sebagai sosok pendiri sekaligus mantan Komisaris Utama sebuah perusahaan media dan hiburan bernama Mahaka Media. Secara spesifik, Mahaka Media memiliki kekuatan di bidang penyiaran, percetakan & publikasi, online dan perusahaan pemasaran.

Perusahaan ini membuat, menjual, mengumpulkan, juga mendistribusikan konten-konten komunitas melalui berbagai macam platform. Beberapa brand yang ada di bawah naungan perusahaan dengan kode ABBA di IDX ini adalah Republika, Gen FM, Prambors FM, Jak TV, Raja Karcis, dan lain-lain.

Setelah resmi ditunjuk sebagai pembantu presiden untuk menjadi Menteri BUMN, pria kelahiran 30 Mei 1970 itu pun mengajukan surat pengunduran dirinya dari posisi Komisaris Utama Mahaka.