Saham Facebook di sesi after haours terpantau melonjak tajam 4,5% usai menurun tipis 0,6% di sesi perdagangan reguler.

Setelah sempat dirundung dengan berbakai kasus, gerak harga saham milik perusahan raksasa jejaring media sosial, Facebook, akhirnya mampu bangkit di sesi perdagangan after hours, Rabu (30/10). Rilis kinerja kuartalan yang berhasil melampaui ekspektasi pelaku pasar telah membuat investor dengan cepat berbalik memburu saham yang dikuasai Mark Zuckerberg  ini.

Pantauan menunjukkan, dalam sesi perdagangan reguler, saham Facebook yang ditutup melemah moderat 0,6% untuk berakhir di $188,25. Namun setelah rilis kinerja kuartalan dilakukan pada sesi after hours, gerak harga saham Facebook melompat fantastis hingga 4,5% untuk berada di posisi  $196,64.

Laporan lebih rinci yang berhasil dihimpun menunjukkan, kinerja penerimaan Facebook untuk kuartal ketiga tahun ini yang mencapai $2,12 per saham sementara ekspektasi pasar berada di kisaran $1,91.

Kinerja gemilang juga terjadi pada raihan pendapatan yang mencapai $17,65 miliar dibanding ekspektasi pasar yang sebesar $17,37 miliar.  Sementara jumlah  pengguna aktif harian Facebook dilaporkan mencapai 1,62 miliar dan jumlah pengguna aktif bulanan mencapai 2,45 miliar.

Keseluruhan data tersebut memperlihatkan kinerja cemerlang Facebook  di tengah sejumlah tekanan sentimen  kurang bersahabat sebelumnya menyangkut pelanggaran hukum anti trust atau pun kontroversi rencana penerbitan mata uang digital Libra.

Melonjaknya saham Facebook akhirnya sulit dihindarkan, mengingat investor dengan mudah menepis serangkaian sentimen suram sebelumnya berkat rilis kinerja keuangan kuartalan yang cukup mengesankan dengan melampaui ekspektasi pasar.

Mark Zuckerberg, nampaknya masih cukup Hoki kali ini, dan rilis kinerja Facebook yang gemilang membuatnya akan semakin tajir.