Rupiah sempat mencetak titik terkuatnya di kisaran Rp14.063 per Dolar AS di sesi pagi ini, Senin (19/8).

Menutup sesi perdagangan saham pagi awal  pekan ini, Senin (19/8), gerak indeks di bursa saham Indonesia terlihat berupaya menghijau. Indeks harga saham gabungan (IHSG) mengakhiri sesi pagi ini dengan melemah sangat tipis 0,01% untuk terhenti di kisaran 6.286,05. Investor di bursa saham Jakarta terlihat masih tersita perhatiannya pada pidato kenegaraan Presiden Jokowi pekan lalu.

Sementara sesi perdagangan di bursa utama Asia terlihat seiring dengan  mampu membukukan lonjakan signifikan. Sentimen dari kerasnya sikap Trump terhadap China sebagaimana dimuat sejumlah media terlihat masih belum mampu menghalangi investor di Asia untuk bersikap optimis.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, pernyataan keras terkini Presiden AS Donald  Trump menyangkut hubungan dagang AS-China yang kembali bergulir awal pekan ini dengan menggariskan bahwa perang dagang dengan China tidak akan memberikan pukulan atau imbas pada perekonomian AS. Lebih jauh Trump menekankan bahwa situasi konsumen AS yang masih cukup kuat berdasar pada rilis data perekonomian terkini.

Trump dalam kesempatan terpisah juga menyebut tidak akan menjalin hubungan bisnis dengan Huawei yang sekaligus pertanda penting bahwa perundingan dagang AS-China jauh dari kesepakatan yang diinginkan.     Namun serangkaian sentimen terkini tersebut terlihat tidak cukup untuk menghalangi sikap optimis investor di Asia yang dilecut oleh berakhirnya indeks Wall Street di zona penguatan tajam di sesi akhir pekan lalu.

Hingga ulasan ini disunting, indeks Nikkei (Jepang) tercatat melonjak tajam 0,66% untuk menjangkau posisi 20.554,57, indeks Hang Seng (Hong Kong) melonjak 1,87 untuk berada di posisi 26.216,23, sementara indeks ASX 200 (Australia) melonjak 0,79% untuk berada di posisi 6.456,3, serta indeks KOSPI (Korea Selatan) yang menanjak 0,62% untuk menjangkau kisaran 1.939,11.

Sikap optimis juga terlihat merambah di pasar valuta dengan nilai tukar Rupiah membukukan lonjakan  signifikan. Terkini, Rupiah diperdagangkan di kisaran Rp14.190 per Dolar AS atau menguat 0,28% setelah  sempat menginjak kisaran Rp14.063.